Liburan ke Pantai, Wajib Cicipi Nikmatnya Pindang Gunung Khas Pangandaran

  • Bagikan
Nikmatnya Pindang Gunung Khas Pangandaran

PANGANDARAN, INILAHJABAR.ID – Berwisata ke Pangandaran rasanya tidak lengkap jika tidak mencicipi aneka kuliner khas pesisir pantai. Pantai Pangandaran merupakan salah satu objek wisata andalan di Jawa Barat kawasan yang terletak di bagian Ciamis Selatan Jawa Barat itu telah lama tersohor berkat panorama alamnya.

Ratusan ribu wisatawan domestik dan mancanegara datang untuk mengagumi pesonanya, seperti Green Canyon, Batukaras, Goa Jepang, Taman Wisata Alam Pananjung dan terutama panorama pantainya. Namun Pantai Pangandaran tidak hanya menyimpan keindahan alam yang tiada habisnya untuk digali pantai yang berada di tepi Samudera Hindia ini ini juga merupakan sumber mata pencaharian masyarakat yang sebagian besar nelayan. Tidak heran bila makanan laut menjadi penganan khas bagi para wisatawan.

Lihat saja di sepanjang tepi pantai baik barat maupun timur berjajar rumah makan yang menyediakan menu khas pesisir berbahan baku hewan laut yang tentunya masih segar seperti kerang cumi-cumi ikan ataupun udang ini Tentunya menjadi surga bagi para pecinta kuliner Seafood.

Salah satu rumah makan yang menyediakan kuliner laut khas Pangandaran adalah Lesehan Bahari yang terletak di Blok Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bojongsalawe, Desa Kalangjaladri, Kecamatan Parigi.

Di rumah makan ini setidaknya ada 2 menu favorit pengunjung yang menjadi andalan pengelola, yaitu Pindang Gunung dan Cumi Goreng Tepung, para pengunjung dapat mencicipi varian olahan dari ke-2 menu ini sesuai selera masing-masing. Seperti menu, asam manis, saus tiram, saus padang, saus mentega, goreng crispy, semuanya akan terasa lengkap untuk menemani makan siang atau sore sambil ditemani semilir angin pantai dan suara debur ombak yang akan menciptakan sensasi makan yang berbeda.

Pemilik Lesehan Bahari, Ibu Euis dan Bapak Agus menyebutkan, kedua menu tersebut memang banyak dicari wisatawan yang menyantap kuliner di tempatnya rasanya yang gurih dan sedap membuat mereka tidak bosan dengan menu-menu tersebut.

“Menu favorit di rumah makan kami sebenarnya banyak, seperti cumi goreng tepung, pindang gunung, udang saus mentega, ikan bawal serta ikan kuwe bakar, namun yang menjadi buruan pecinta kuliner memang hanya 2 menu yang jadi pilihan mereka yakni Pindang Gunung dan Cumi Goreng Tepung,” ujarnya. 

Kata dia, Pindang Gunung yang dibuatnya itu hanya mengandalkan bumbu alami atau buhun, diantaranya, Cabe Rawit, Kunyit, Bawang Merah, Terasi, Garam dan Honje serta daun Kedondong supaya tidak bau amis. Tapi ada satu bumbu rahasia yang membuat rasa berbeda dengan buatan orang lain.

“Ikan yang bisa dijadikan menu Pindang Gunung itu hanya beberapa jenis saja, yaitu, ikan kakap merah, kakap putih, kuwe, ikan marlin dan juga Ikan Kerapu (Epinephelus sp). Yang bagus itu ikan yang bersisik, kalau jenis bawal tidak bisa di bikin Pindang Gunung,” katanya.

Euis yang didampingi sang suaminya itu, menjelaskan pihaknya terus berupaya mengedepankan kuliner khas Pangandaran kepada para wisatawan sehingga mereka semakin betah ketika berlibur di Pangandaran, karena itulah dia mengaku menggunakan bahan-bahan terpilih dan masih segar setelah itu dia mengolah hewan laut itu sedemikian rupa sehingga menghasilkan makanan yang benar-benar nikmat.

“Kami tak hanya menyajikan menu pindang gunung saja, tetapi banyak

menu khas Pangandaran lainnya seperti ikan bakar, cumi goreng tepung, udang saus tiram, saus padang, saos telur asin dan saus mentega, lada hitam tergantung selera pemesan,” kata Euis.

Meski menggunakan hewan laut segar berkualitas, Euis menjamin harga yang dikeluarkan sebanding dengan pengalaman yang dirasakan pengunjung untuk satu porsi pindang gunung ikan kakap pengunjung hanya cukup membayar Rp25.000 saja.

“Kalau cumi paling pavorit di saus padang, tapi mayoritas kebanyakan goreng tepung dengan harga Rp30.000 per porsi, sedangkan udang Rp 35.000 per porsi,” imbuhnya.

Euis mengungkapkan, untuk harga ikan mulai dari harga Rp70.000 sampai Rp110.000 untuk berbagai jenis ikan. Soal menu ikan bisa di bakar maupun goreng.

“Kalau ikan bawal putih itu harganya Rp250.000 sampai Rp300.000 perkilogram tergantung ukuran kecil besarnya ikan,” tutupnya. (Wawan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.